Sabtu, 05 Oktober 2019

BIODATA KELOMPOK KAMI

SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI(kelompok 3 xii mia 4 sman 1 pacet)




Berikut ini Adalah biodata kelompok kami:

Nama: Septya Mahayu Vitranda Waluyo
Ttl: Ngawi,30 September 2001
Facebook: Septya Mahayu Vitranda
            Assalamualaikum..Hai Guyss, perkenalkan nama saya Septya Mahayu Vitranda Waluyo, bisa dipanggil septy. Saya dari kelas XII MIPA 4, SMA Negeri  1 Pacet. Saya memiliki hobi membaca wattpad. Saya biasanya membaca wattpad tak memandang waktu, baik subuh sebelum sholat ataupun sesudah sholat , pagi sebelum berangkat sekolah, pulang sekolah, selesai belajar terkadang sampai jam 11 malam pun bisa. Walaupun membaca wattpad menurut teman-teman ku itu adalah hal yang membosankan tetapi menurutku itu adalah hal yang menyenangkan apalagi jika ada wattpad terbaru dan akan di film kan wooooww sangat senang sekali aku (wkwkwk) . Salah satu yang paling aku suka ialah novel Ku Tunggu Kau Putus karya @jaazy24 itu Adalah cerita teman sekelasku. Mengapa aku sangat senang because ada nama ku yang di buat peran dalam cerita tersebut (ahaayy). Adalagi pengalaman ku membaca wattpad yang berjudul SHEA karya “b”. Waktu itu aku membaca pukul 2 pagi sampai menangis alay karena terharu membaca cerita tersebut (huaaa). Itulah pengalaman sang pembaca wattpad. Maaf bila ada tutur kata yang kurang sopan. Pesan saya, sering-seringlah membaca entah itu membaca buku, novel, komik, ataupun bisa seperti saya membaca wattpad karena membaca bisa menambah wawasan dalam kebahasaan (mungkin wkwkwk). Sekian dari saya ya “bye!!”

Nama: dwi listya putri
Ttl: mojokerto 27 mei 2002
Instagram: listya_p27
            Hai, perkenalkan namaku dwi listya putri. Biasanya dipanggil listya. Saya dari kelas XII MIA 4 .saya memiliki hobi menggambar dan menonton film. Saya sejak kecil bercita cita ingin menjadi arsitek. Sejak kecil saya selalu mengamati gedung gedung tinggi dan beberapa bangunan yang memiliki ukiran dan model bentuk yang unik. Saya juga sering membayangkan dan merancang sebuah bangunan yang sudah saya lihat dari bebrapa gedung dan bangunan yang menurut sya unik. Untuk memenuhi impian itu saya sering menjelajah beberapa wilayah mencari sesuatu yang bisa mengembangkan apa yang membuat ku lebihh mudah merancang dan membuat sesuatu. untuk mencari sesuatu model bentuk bangunan atau motif motif lainnya bukan hanya melalui perjalanan yang sering saya lakukan tetapi saya juga bisa melihat beberapa bangunan dari dalam film yang saya tonton atau vlogger yang sering melalui perjalanan dunia. sekian perkenalan dari saya, sampai jumpa!
nama: kholidatus sofia
ttl: mojokerto, 26 maret 2002
instagram: sofiakhldts_
facebook: sofia

            Hai perkenalkan namaku kholidatus sofia,biasa dipanggil sofi. aku dari kelas XII MIA 4. Disini aku akan menceritakan sdikit tentang hobi saya. Ngomong ngomong nih kalo masalah hobi, aku agak sulit menjelaskannya soalnya hobiku itu semrawut alias banyak banget, soalnya aku orang nya bisa dibilang bosenan gitu, wkwk. Oke lanjut tentang hobi, biasanya hal yang paling sering aku lakuin di waktu gabut itu Adela nyanyi. Yap aku hobi nyanyi bukan berati  suaraku enak loh ya, malah kayak kapal pecah wkwk. Gapapa lah yaa, soalnya gimana ya, kalo lagi capek mikirin tugas dan segala masalah di hidupku ini, cara ngehilanginnya sih cukup simple dengan rebahan dan dengerin music, nyanyi nyanyi gajelas gitu dan selesai lah setres itu, hehe. Aku lebih seneng ke genre music barat alias inggris. Yaa meskipun nyanyi nya gak jelas kata kata nya wkwk, gapapa resiko yang dengerin. Trus hal kedua dari hobiku Adalah jalan jalan dan foto foto buat ootd, wkwk. Yap, sangat hobi sekali. Aku tu orangnya suka banget travelling, foto sana sini gitu. Yaa gimana, sensasinya itu bisa ngehilangin setres dan capek. Soalnya hidupku emang kebanyakan masalah sih:( mangkanya harus rajin travelling, wkwk. kalo masalah hobi di ekstrakurikuler di sekolah sih, aku nggak aktif gitu di paskib. Sebenernya aku seneng bisa masuk di ekstra itu, tapi gara gara satu hal dan satu alasan aku jadi patah semangat dan ngga percaya diri sama sekali, dan bener bener down lah istilahnya. Ah udahlah ngga usah bahas itu ya, gapenting. Oh iyaa, ada hobi satu lagi yang belum aku certain, yaituu memotret dan mengedit foto ala ala fotografer, ya meskipun Cuma bermodalkan hp, hehe. Gatau kenapa aku pengeen banget bisa jadi fotografer gitu, meskipun pekerjaan itu biasanya digeluti oleh para cowok, yaa nggak ada yang mustahil kan yaa sebelum dicoba. hmmm, dulu yaa cerita dari aku, maaf kalo sedikit curhat, wkwk, bye!  

nama: reza marinda wulandari
ttl: mojokerto, 27 maret 2002
instagram: rezamarinda03
            Hai perkenalkan namaku reza marinda wulandari biasanya dipanggil wulan dari kelas XII MIA 4. Aku memiliki hobi menonton film dan menari. Tapi mempunyai cita cita sebagai pekerja di bank aku juga ingin menjadi perias. Sebenarnya banyak cita citaku tapi aku lebih ingin untuk bekerja di bank entah kenapa aku sangat inginbekerja di instansi itu, untuk memenuhi impian itu., aku sering mencari tahu tentangg pekerjaan itu walau aku dari jurusan anak miaa tapi aku yakin tidak ada yang tidak bisa. Dan aku juga mencari tahu bagaimana menjadi perias itu, aku mengamati, belajar sedikit dan mempraktekannya dengan belajar dari kakakku sendiri yang kebetulan menjadi perias. Mungkin anggapan orang tentang perias itu hanya melakukan hal hal yang itu aja padahal perias mempunyai tanggung jawab yang besar untuk membuat riasan itu terlihat berbeda dan memakan dana yang cukup besar . peralatan dari perias itu juga mempengaruhi hasil riasan. Menjadi perias itu tidak mudah kita harus mempunyai baakat walau sedikit, jika kita tidak mempuyai bakat dari merias akan lebih sulit untuk mempelajariny. Nah, sekian dulu ya perkenalan dariku, sampai jumpa!


nama: muhammad zakaria anshori
ttl: 
facebook:
            Hai perkenalkan namaku Muhammad zakaria anshori, biasa dipanggil zaka. Saya dar kelas 12 MIA 4 saya memiliki hobi bermain sepak bola, tapi cita cita saya ingin menjadi pengusaha sukses seperti teman ayah saya yang sukses mengolah usahanya sampai sebesar sekarang. Karena beliau lah saya terinspirasi untuk menjadi pengusaha sukses dan saya ingin membuka lowongan kerja yang sebanyak banyaknya supaya tidak ada orang yang menganggur. Saya rencananya ingin membangun industry rumahan saja supaya lebih mudah mengaturnya dan orang orang di desa saya bisa masuk menjadi karyawan saya. Tapi sebelum itu saya kerja dulu di pabrik dan mengumpulkan uang supaya bisa membangun usaha sendiri nantinya. Sekian perkenalan dari saya, sampai jumpaa.


PERANAN INDONESIA DALAM GERAKAN NON BLOK

4 Peran Indonesia dalam GNB (Gerakan Non Blok)

GNB (Gerakan Non-Blok) menjadi wadah bagi negara-negara yang tidak ingin terlibat dalam konfrontasi Perang Dingin. Indonesia menjadi salah satu negara yang ingin menunjukkan kenetralannya saat itu. Politik luar negeri bebas dan aktif yang dianut oleh Indonesia secara tidak langsung mengisyaratkan adanya peran Indonesia dalam GNB Pembentukan GNB (Gerakan Non-Blok)
sejarah pembentukan GNB(gerakan non blok)
Gerakan Non Blok lahir pada tanggal 1 September 1962. GNB muncul setelah dilaksanaknnya Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, Indonesia. Hal ini diawali saat Perdana Menteri Negara India, Jawaharlal Nehru, memperkenalkan istilah Non Blok. Saat itu ia sedang berpidato yang bertempatkan di Kota Colombo, Sri Lanka pada tahun 1954. Jawaharlal Nehru pada pidatonya mengemukakan 5 poin yang menjadi landasan dasar hubungan kerja sama Sino-India. Kelima poin tersebut kemudian diberi julukan Panchsheel atau bisa diartikan sebagai 5 pengendali.
Panchscheel kemudian menjadi dasar yang diterapkan sebagai landasan dasar Gerakan Non-Blok. Inti dari kelima poin pengendali tersebut adalah (1) Menghormatai kedaulatan & integritas territorial; (2) Perjanjian Non-agresi; (3) Menghormati serta tidak mencampuri urusan negara lain untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di dalam negerinya sendiri; (4) Kesetaraan dan kesejahteraan bersama; dan (5) Berpartisipasi aktif dalam menjaga perdamaian. 
GNB bukanlah sebuah organisasi yang berwujud lembaga, sepertihalnya PBB atau ASEAN. Satu-satunya pengurus dalam GNB adalah seorang ketua yang dijabat oleh kepala negara/ pemerintah yang menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi GNB (KTT GNB). KTT GNB dilaksanakan setiap 3 tahu sekali. Negara manapun dapat diterima menjadi anggota GNB dengan syarat sebagai berikut
§  Negara tersebut menganut politik bebas dan berdasarkan hidup berdampingan secara damai.
§  Negara tersebut mendukung berbagai gerakan kemerdekaan nasional.
§  Bukan merupakan anggota salah satu pakta militer yang dibentuk oleh kedua Blok dalam Perang Dingin.
Peran Indonesia dalam GNB (Gerakan Non-Blok)
Peran Indonesia dalam GNB (Gerakan Non-Blok) yakni sebagai berikut:
1.      Salah satu pemrakarsa GNB (Gerakan Non-Blok)
Indonesia menjadi salah satu negara yang memprakarsai pendirian Gerakan Non-Blok. Hal tersebut diwakili oleh Presiden Soekarno selaku pemimpin negara pada saat itu. Selain Indonesia, terdapat empat negara lainnya yang mempelopori pendirian GNB. Keempat negara tersbeut adalah Mesir (Gamal Abdul Nasser), Yugoslavia (Josip Broz Tito), India (Pandit Jawaharlal Nehru), dan Ghana (Kwame Nkrumah). Para pemimpin negara tersebut melaksanakan pertemuan di Kota Belgrade, Yugoslavia pada tahun 1961. Pertemuan ini meresmikan didirikannya Gerakan Non Blok. Pemimpin pertama GNB ini diberikan kepada Presiden Yugoslavia, yakni Josip Broz Tito.
2.  Pemimpin Gerakan Non-Blok pada tahun 1991
Indonesia pernah menjadi pemimpin gerakan ini pada tahun 1991. Presiden Soekarno selaku Presiden RI saat itu terpilih menjadi ketua GNB. 
3.  Penyelenggara KTT X Gerakan Non-Blok
Pada saat Indonesia menjabat pemimpin GNB, Indonesia berhasil menyelenggarakan KTT X GNB. KTT tersebut bertempat di Jakarta, Indonesia dan dihadiri oleh 106 negara. KTT X GNB dilaksanakan pada tanggal 1 – 6 September 1992 dengan Ketua Presiden Soeharto. Terdapat beberapa isu yang muncul dalam KTT X GNB di Jakarta, yakni sebagai berikut:
§  GNB mendukung perjuangan Palestina yang perumusannya terdapat dalam Pesan Jakarta atau Jakarta Message.
§  GNB menyesalkan tindakan Amerika Serikat yang membantu Israel dalam melakukan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah milik Palestina.
§  Kegagalan dalam memasukkan masalah sanksi PBB kepada Irak & Libia menunjukkan masih lemahnya GNB dalam mengatasi perbedaan pendapat di kalangan anggota.
Para pemimpin dari negara-negara anggota Gerakan Non Blok (GNB) mengakhiri KTT ini dengan melahirkan sebuah “Jakarta Message” (Pesan Jakarta).  Pokok-pokok penting dari Pesan Jakarta adalah:
§  GNB berhasil membantu memperbaiki iklim politik internasional pada akhir Perang Dingin, yakni dengan mempertahankan “validitas dan relevansi” Non-Blok. Dialog dan kerja sama akan memproyeksikan gerakan sebagAi sebuah semangat, komponen yang saling bergantung yang konstruktif dan sungguh-sungguh dari arus hubungan internasional.
§  Dunia masih menghadapi berbagai rintangan yang berbahaya untuk menyeleraskan hal-hal seperti konflik kekerasan, agresi, pencaplokan negara lain, perselisihan antar etnik, rasisme dalam bentuk baru, ketidaktoleransian agama, dan nasionalisme yang diartikan dengan sempit.
§  GNB akan membentuk kelompok untuk memainkan peran penting dalam membangkitkan kembali reinstrukturisasi, dan demokratisasi PBB. Para anggota mendesak agar anggota tetap Dewan Keamanan PBB membuang hak veto. Selain itu, mereka juga mengatakan bahwa keanggotaan DK PBB harus didefinisikan kembali supaya mencerminkan perubahan setelah berakhirnya Perang Dingin.
§  Menyatakan perang terhadap keadaan di bawah perkembangan, kebodohan, dan kemiskinan. Mereka harus menghancurkan beban utang (luar negeri), proteksionisme, rendahnya harga-harga komoditas, dan mengecilkan gangguan arus uang negara-negara miskin.
§  Hal tersebut melahirkan kekhawatiran tentang kegagalan dalam menyelesaikan perundingan perdagangan multilateral dan menyerukan negara-negara maju untuk menguatkan penyelesaian yang memuaskan Putaran Uruguay.
§  Dalam rangka meningkatkan kerja sama Selatan-Selatan, GNB mendesak kerja sama yang konkrit dan praktis dalam produksi makanan, penduduk, perdagangan, dan investasi demi memahami rasa percaya diri bersama-sama.
§  Koordinasi dari upaya dan strategi dengan kelompok 77 (forum ekonomi negara-negara berkembang) berkaitan dengan kepentingan yang mendesak melalui komite koordinasi gabungan yang mantap.
§  Selain itu, GNB juga menyerukan “Persekutuan-persekutuan Global yang baru dalam menyeimbangkan sumber keuangan bagi negara-negara miskin dan alih teknologi lingkungan lebih besar.”
§  Pernyataan dukungan yang pantang mundur kepada rakyaT Palestina untuk berusaha menentukan nasib sendiri dan mengakhiri diskriminasi rasial di Afrika Selatan.
§  Melarang setiap negara dalam menggunakan kekuatannya untuk memaksakan konsep-konsep demokrasi dan hak-hak asasi manusia yang dianutnya kepada negara lain atau menerapkannya sebagai syarat (pemberian bantuan).
§  Berjanji untuk memegang teguh komitmen dalam rangka mengupayakan sebuah dunia yang bebas nuklir. Pernyataan keprihatinan yang dalam perihal pemakaian dana secara besar-besaran untuk persenjataan, padahal dana tersebut dapat disalurkan untuk pembangunan.
  1. Memecahkan masalah-masalah dunia berdasar pada asas keadilan
Indonesia menjadi negara yang juga ikut memecahkan masalah-masalah dunia berdasarkan perdamaian dunia. Selain itu, Indonesia juga memperjuangkan Hak Asasi Manusia, dan tata ekonomi dunia yang berdasarkan pada asas keadilan. Salah satunya adalah peran penting Indonesia dalam meredakan ketegangan di kawasan bekas Yugoslavia pada tahun 1991. Inilah penjelasan mengenai empat peran Indonesia dalam GNB (Gerakan Non-Blok). Semoga bermanfaat.
Gerakan Non Blok (GNB) dalam bahasa Inggris disebut Non Aligned Movement (NAM) merupakan suatu organisasi yang dibentuk oleh negara-negara yang cinta damai serta negara-negara yang ingin berperan aktif dalam rangka menciptakan perdamaian serta keamanan dunia, yaitu dengan tidak beraliansi dengan blok-blok manapun. Organisasi ini beranggotakan lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia di dalamnya.
GNB didirikan berdasarkan prinsip-prinsip dasar sebagai hasil kesepakatan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika yang dikenal dengan sebutan dasasila Bandung. Terdapat keterkaitan yang erat antara GNB dan dasasila Bandung tersebut. Keterkaitan tersebut dapat dilihat dari :
1. Asas Gerakan Non Blok
·         Berusaha untuk mendukung perjuangan kemerdekaan di berbagai tempat di dunia ini.
·         Memegang teguh perjuangan dalam melawan kolonialisme, neokolonialisme, serta imperialisme.
2. Tujuan Gerakan Non Blok
·         Mengembangkan solidaritas diantara sesama negara berkembang dalam mencapai persamaan, kemakmuran, serta kemerdekaan.
·         Turut serta dalam meredakan ketegangan dunia akibat pertikaian yang terjadi antara blok Barat dan blok Timur.
·         Berusaha untuk membendung segala pengaruh buruk, baik itu yang berasal dari Blok Barat maupun Blok Timur.
Setelah kita mengetahui penjelasan mengenai gerakan non blok. Kita akan menjelaskan mengenai peran indonesia dalam gerakan non blok. Berikut adalah penjelasannya :
Masa Awal berdirinya Gerakan Non Blok
Seperti yang telah kita ketahui, bahwa Indonesia merupakan negara penganut sistem politik luar negri Indonesia yang bebas dan aktif. Dalam menjalankan politik tersebut, Indonesia telah melakukan berbagai upaya dalam menjaga perdamaian serta keamanan dunia internasional, yaitu dengan mambantu penyelesaian berbagai persoalan serta persengketaan di berbagai kawasan dunia, serta penyelesaian diplomatik lainnya.
Peranan gerakan non blok di dunia 
·         presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno menjadi salah satu pemrakarsa berdirinya Organisasi tersebut bersama dengan 4 kepala negara sahabat lainnya, yaitu Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito, Perdana menterii India Pandit Jawaharlal Nehru, Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, dan Perdana Menteri Ghana Kwame Nkrumah.
·         GNB lahir sebagai suatu solusi atas beberapa kekisruhan yang terjadi di dunia internasional di sera tahun 1950-an, dimana pada waktu itu telah terjadi perang dingin antara Amerika Serikat dan uni Sovyet yang membawa dampak besar bagi beberapa negara, seperti Jerman, Vietnam, serta semenanjung Korea.
·         Salah satu alasan terjadinya perang dingin diantara 2 negara adikuasa tersebut adalah untuk memperebutkan negara-negara yang berada di kawasan Asia Timur serta Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, thailand, serta negara-negara yang banyak menghasilkan energi dunia seperti Qatar, Uni Emirat Arab, serta Kuwait.
Awal kelahiran Gerakan Non Blok adalah ketika terjadi Konferensi Asia afrika (KAA) di Bandung pada tahun 1955 dimana kurang lebih 29  kepala negara di kawasan Asia dan Afrika berkumpul guna melakukan identifikasi serta pendalaman berbagai masalah yang menimpa dunia kala itu, serta mendeklarasikan keinginan mereka untuk tidak terlibat dalam konfrontasi kedua blok yang sedang bertikai tersebut.
Masa Perkembangan Gerakan Non Blok
Indonesia beranggapan bahwa hubungan luar negri merupakan suatu kegiatan yang dilakukan antar bangsa baik itu regional maupun secara global melalui bernagai macam forum bilateral maupun multilateral yang ditujukan untuk kepentingan nasional dengan politik Luar negri bebas aktif sebagai landasannya. Kondisi tersebut diarahkan dengan ikut berperan aktif dalam mewujudkan tatanan dunia baru yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, serta keadilan sosial untuk meningkatkan hubungan kerja sama internasional, salah satunya adalah dengan memantapkan serta meningkatkan peranannya dalam Gerakan Non Blok. Adapun langkah yang ditempuh Indonesia dalam meningkatkan peranan di GNB adalah :
1. Meningkatkan kerjasama antar negara-negara anggota Gerakan Non Blok
Salah satu upaya yang dilakukan Indonesia pada masa perkembangan Gerakan Non Blok adalah dengan cara meningkatkan keeratan kerja sama yang telah dibangun antar sesama negara anggota GNB, terutama dalam perkembangan kerjasama di bidang teknik dan ekonomi. Hal tersebut merupakan perwujudan kerjasama Selatan-Selatan yang melibatkan negara-negara maju maupun lembaga-lembaga keuangan internasional.
2. Berperan dalam penyelesaian masalah-masalah ekonomi internasional
Indonesia juga berperan dalam membantu menyelesaikan masalah-masalah dalam hubungan ekonomi internasional yang berperan dalam menunjang pembangunan yang berkelanjutan. Peran Indonesia tersebut salah satunya diwujudkan dengan meningkatkan dialog Utara – Selatan berdasar pada  kepentingan dan tanggung jawab bersama, semangat kemitraan, saling ketergantungan, serta saling memberi manfaat.
3. Menjadi Pemimpin Gerakan Non Blok
Sejak tahun 1992 hingga tahun 1995, Indonesia mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi GNB tersebut, yaitu dengan terpilihnya Soeharto yang saat itu merupakan presiden Republik Indonesia ke-2  menjadi Sekretaris Jendral (SekJen) Gerakan Non Blok. Indonesia menjadi negara yang selalu setia serta komitmen terhadap prinsip serta aspirasi Gerakan Non Blok. Berbagai prestasi telah diraih Indonesia selama memimpin organisasi dunia tersebut, diantaranya adalah :
·         Pada masa kepemimpinannya di GNB adalah Indonesia telah mampu membawa organisasi tersebut dalam menentukan arah serta menyesuaikan diri terhadap adanya perubahan-perubahan yang terjadi secara dinamis, yaitu dengan cara melakukan penataan kembali prioritas-prioritas lama organisasi dan menentukan adanya prioritas-prioritas baru serta menetapkan pendekatan dan orientasi yang baru pula.
·         Indonesia telah dianggap telah memberikan warna yang baru bagi organisasi tersebut, diantaranya adalah dengan menitikberatkan kerjasama pada pembangunan ekonomi yaitu dengan menghidupkan kembali dialog antara negara-negara selatan.
·         Indonesia telah dipercaya untuk membantu menyelesaikan pertikaian atau konflik regional di beberapa negara seperti kamboja, sengketa yang terjadi di laut cina selatan, serta gerakan separatis Moro di Philipina.
·         Indonesia telah berhasil menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) GNB yang ke-110 di Jakarta dan Bogor pada 1 hingga 7 September 1992. Dalam KTT tersebut telah berhasil merumuskan suatu kesepakatan bersama yang dikenal dengan “Pesan jakarta.” Yang di dalamnya terkandung visi dari Gerakan Non Blok, yaitu
Visi dari gerakan Non Blok : 
·         Hilangnya keraguan sementara anggota khususnya relevansi GNB setelah berakhirnya perang dingin dan ketetapan hati untuk meningkatkan kerja sama yang konstruktif serta sebagai komponen integral dalam arus utama (mainstream) hubungan internasional.
·         Arah Gerakan Non Blok yang lebih menekankan pada kerjasama ekonomi internasional dalam mengisi kemerdekaan yang telah berhasil dicapai melalui cara-cara politik yang menjadi ciri yang menonjol dari Gerakan Non Blok sebelumnya.
·         Adanya kesadaran untuk semakin meningkatkan potensi ekonomi negara-negara anggota melalui peningkatan kerjasama Selatan-selatan.

pertanyaan dari artikel tersebut:
1. apakah gerakan non blok berpengaruh dalam perdamaian dunia?
2. bagaimana jika indonesia tidak tergabung dalam gerakan non blok?
3. jelaskan bagaimana awalnya indonesia bisa tergabung dalam gerakan non blok !
4. apakah gerakan non blok merupakan satu satunya bentuk kerja sama internasional?
5. sebutkan manfaat dari mengikuti gerakann non blok!

Sabtu, 07 September 2019

PENGARUH POSITIF DAN NEGATIF IPTEK DALAM BIDANG IDIOLOGI

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP IDEOLOGI PANCASILA

Di zaman sekarang ini, nilai – nilai pancasila dapat dikatakan menurun,karena kebanyakan masyarakat terutama para remaja yang banyak menggunakan budaya kebarat baratan  dari pada nilai-nilai pancasila. Misal dari cara berpakaian, banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Sehingga banyak remaja yang berkarakter  seperti orang barat, misalnya yang sering terjadi sekarang ini, melalaikan kewajiban untuk beribadah setiap waktunya, kurang menghargai orang tua, keluarga dan orang lain, juga membiasakan diri dengan hal – hal yang terlarang semacam narkoba, zat adiktif, seks bebas,. Sebenarnya semua itu tidak ada untungnya melainkan hanya merugikan dirinya sendiri.
Media – media sosial sekarang ini yang seharusnya menjadi hal positif malah membuat para remaja menggunakannya untuk hal yang negative. Contohnya : Facebook, Twitter, Istagram, BBM, dan lain sebagainya. Yang dimanfaatkan bukan berdampak  positif tetapi berdampak negative dan menyimpang dari ketentuan nilai-nilai dan norma didalam pancasila. Contoh, Penipuan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk kepentingan mereka sendiri. Dari contoh tersebut sudah jelas bahwa hal itu menyimpang dari norma Agama, karena melakukan penipuan yang dapat merugikan orang lain dan yang melakukannya akan berdosa.
Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan kesepakatan politik ketika negara Indonesia didirikan hingga sekarang di era globalisasi. Negara Indonesia tetap berpegang teguh kepada pancasila sebagai dasar negara. Sebagai dasar negara tentulah pancasila harus menjadi acuan Negara dalam menghadapi tantangan global dunia yang terus berkembang.
Di era globalisasi ini peran pancasila tentulah sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia. Karena dengan adanya globalisasi, batasan batasan diantara negara seakan tak terlihat, sehingga berbagai kebudayaan asing dapat masuk dengan mudah ke dalam masyarakat.
Hal ini dapat memberikan dampak positif dan negatif bagi bangsa Indonesia. Jika kita dapat memfilter dengan baik berbagai hal yang timbul dari dampak globalisasi tentunya globalisasi itu akan menjadi hal yang positif karena dapat menambah wawasan dan mempererat hubungan antar bangsa dan negara di dunia.Tapi jika kita tidak dapat memfilter dengan baik maka  hal-hal negatif dari dampak globalisasi dapat merusak moral bangsa dan eksistensi kebudayaan indonesia.
Perkembangan teknologi yang saat ini berkembang sangat pesat dalam masyarakat adalah teknologi informasi. Hampir semua orang sependapat bahwa teknologi informasi telah, sedang dan akan merubah kehidupan umat manusia dengan menjanjikan cara kerja dan cara hidup yang lebih efektif, lebih bermanfaat, dan lebih kreatif. Sebagaimana dua sisi, baik dan buruk, teknologi informasi juga memiliki hal yang demikian. Sebagai teknologi, kedua sisi tersebut keberadaanya sangat tergantung pada pemakainya.
Melihat kenyataan dalam masyarakat, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut.
Landasan Teori
`           Teknologi informasi dan komunikasi mencakup dua aspek yaitu, Teknologi Informasi dan Teknologi komunikasi. Teknologi informasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Maka Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah suatu kesatuan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer atau pemindahan informasi.
Menurut Susanto Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah  sebuah media atau alat bantu yang digunakan  untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data atau informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
Peran Teknologi Informasi
Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang  salah satunya yaitu Bidang pendidikan.
Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, juga mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi. Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja dan juga kompetitif.
Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
1.      Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perludimasukan sebagai strategi utama.
2.      Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan,
3.      Perpustakaan & instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.
Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan gurunya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan guru dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan. Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara guru dan siswanya.
Pemanfaatan teknologi informasi pun dimulai pada saat teknologi informasi dianggap sebagai media yang dapat menghemat biaya dibandingkan dengan metode konvensional, misalkan saja pemakaian mesin ketik, kertas, penghapus, tipe-x, dan lain sebagainya yang cenderung tidak efisien. Sekarang dengan bantuan komputer kita bisa melihat hasil ketikan di layar monitor sebelum dicetak (paperless) sehingga lebih effisien dalam waktu dan tempat penyimpanan file.
Globalisasi merupakan sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenalbatas wilayah.
Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan,kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titikkesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruhdunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005).
Contoh Pengaruh Globalisasi
Tanpa disadari budaya asing yang masuk ke Indonesia telah memengaruhi perilakumasyarakat Indonesia. Berikut ini contoh pengaruh globalisasi di lingkungan sekitar. Gaya hidup tradisional di zaman globalisasi ini sudah semakin berkurangdan bahkan cenderung untuk ditinggalkan oleh masyarakat sekarang ini.Masyarakatcenderung memilih menerapkan gaya hidup modern daripada gaya hidup tradisional. Makanan-makanan pokok bangsa Indonesia sebagian besar adalah nasi.Namun, ada juga yang berasal dari jagung maupun sagu. Makanan pokoktersebut sebelum disajikan harus diolah terlebih dahulu, dan prosespengolahannya membutuhkan waktu yang lama. Dengan adanya globalisasikebanyakan orang mulai cenderung beralih mengonsumsi makanan yang cepat saji.
Negara-negara yang sedang berkembang memerlukan begitu banyak hal  untuk mendukung perkembangan negara mereka. Negara-negara tersebut saling meningkatkan berbagai kemampuan mereka dalam segala aspek kehidupan masyarakat seperti pada aspek pertanian serta industri. Kemudian, selain itu mereka juga mengadakan investasi dalam aspek kesehatan masyarakat begitu pula dalam aspek pendidikan.
Dan saat ini, segala aspek kehidupan tersebut telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada perubahan tersebut adalah pada aspek Teknologi Informasi, contoh paling sederhana tentang hal ini adalah bila pada pendidikan yang masih tradisional dulu dalam mendapatkan sumber ilmu hanya dari buku, hal tersebut juga masih mempunyai kendala yaitu tidak semua orang bisa mendapatkan buku yang harganya relative masih mahal. Namun, sekarang pada tingkat yang lebih modern telah muncul yang namanya internet yang memberikan banyak informasi tentang pendidikan dan dapat dijangkau di semua kalangan masyarakat.
Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar tehadap dunia pendidikan. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia.
Saat ini, di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada di masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Dan di akui atau tidak, perlahan-lahan mulai mengubah pola hidup dan pola pemikiran masyarakat khususnya dalam aspek pendidikan.
jika dikaitkan dengan ideologi yang dianut Indonesia yakni pancasila. Maka akan muncul pertanyaan apakah nilai-nilai dalam pancasila yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh perkembangan teknologi informasi? Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, tidak serta merta dapat dijawab dengan jawaban terpengaruh atau tidak terpengaruh. Walaupun jawaban tersebut sudah disertai dengan alasannya.
Melihat kenyataan dalam masyarakat, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi pancasila menyikapi perkembangan teknologi informasi tersebut.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar, seperti informasi mengenai gaya hidup bangsa barat yang notabene gaya hidup bangsa barat bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang.
Salah satu usaha untuk mencegah terkikisnya nilai-nilai luhur pancasila adalah dengan memupuk kembali nilai-nilai luhur tersebut dalam diri masyarakat Indonesia, hal ini dapat dilakukan melalui penyuluhan nilai-nilai pancasila bagi masyarakat yang tidak sedang berada dalam dunia pendidikan. Untuk masyarakat yang sedang berada dalam dunia pendidikan seperti pelajar dan mahasiswa, pengetahuan tentang pancasila bisa dimasukkan dalam kurikilum pembelajaran. Kendala terbesar adalah untuk penyuluhan kepada masyarakat umum yang sedang tidak berada dalam dunia pendidikan, maka hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus mengenai metode penyuluhannya.
Untuk penyuluhan secara langsung, bertatap muka antara penyuluh dan masyarakat. Kesuksesan penyuluhan pancasila kepada masyarakat secara umum memerlukan partisipasi aktif masyarakat itu sendiri, baik dalam bentuk pernyataan maupun kegiatan. Serta melalui program-program penyuluhan pembangunan yang efektif dan handal. Untuk itu maka kegiatan penyuluhan perlu dan harus ditangani oleh tenaga profesional dilandasi komitmen yang kuat dari berbagai pihak. Program pendidikan yang mempersiapkan tenaga ahli penyuluhan, seperti perguruan tinggi, Pusdiklat dan lembaga pendidikan kemasyarakatan lainnya perlu mempersiapkan pelaku-pelaku penyuluhan yang mampu menyampaikan informasi dan mampu memotivasi masyarakat untuk melakukan tindakan yang tepat, sehingga tujuan dari pelaksanaan penyuluhan pancasila dapat tercapai.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan dan menganggu ketentraman serta kenyamanan masyarakat.
Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?
Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.
Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Globalisasi mempunyai pengaruh yang positif dan juga pengaruh negatif. Pengaruh-pengaruh tersebut tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Namun secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau bahkan hilang.
Dampak positif adanya globalisasi adalah  Adanya  globalisasimenyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semula irasional menjadi rasional; berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju; serta tingkat kehidupan yang lebih baik dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Sedangkan dampak negatif dari adanya globalisasi diantaranya : Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran; hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri; mayarakat lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat; sikap individualistik yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga; serta kesenjangan sosial.
Adapun langkah – langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai – nilai nasionalisme,antara lain :
1.      Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misalnya mencintai produk dalam negri.
2.      Menanamkan dan mengamalkan nilai – nilai pancasila dengan sebaik – baiknya.
3.      Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik – baiknya.
4.      Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik ,ideologi,ekonomi,serta sosial budaya bangsa.
Beberapa dampak positif dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam  bidang pendidikan, antara lain:
1.      Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
2.      Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
3.      Kemajuan TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
Adapun dampak negatif yang ditimbulkan dari Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bidang pendidikan antara lain:
1.      Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
2.      Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes RavenDifferential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan permasalahan ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
3.      Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang e-book berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah.
Sikap dalam menanggapi perkembangan taknologi informasi.
Atas perkembangan yang sekarang ini orang berlomba-lomba mencari Uang sebanyak-banyaknya. Tindakan ini merusak alam semesta yang dapat mempengaruhi keseimbangan alam itu sendiri. Penggunaan teknologi baru juga dilakukan bukan karena ‘ Kebutuhan ‘ tetapi karena Gengsi takut disebut Gaptek. Banyak orang yang tidak terkendali Jiwanya menderita setres, sakit jiwa maupun penyakit berat lainnya. Kadang-kadang karena demikian beratnya penderitaan itu banyak mencari pengobatan melalui pengobatan Alternatif untuk menyembuhkan Jiwanya.
Agar selamat dari pengaruh negatif perkembangan teknologi itu, bisa dilakukan dengan ‘ Pengendalian Jiwa ‘ . Pengendalian ini terutama dalam pengendalian ‘ Keinginan ‘ yang tidak beralasan dengan memiliki ‘ Kebijaksanaan ‘. Kebijaksanaan itu timbul kalau kita mengembangkan ‘ Pikiran Bawah Sadar ‘ dengan memberhentikan aktivitas ‘ Pikiran Sadar ‘ kita. Hal ini bisa dilatih disamping dapat menyeimbangkan antara ‘ Jiwa dan Pikiran’. Setelah memiliki Kebijaksanaan itu maka segala sesuatu kejadian dunia ini tidak dapat mengusik Jiwa kita sehingga terjadilah ‘ Kedamaian ‘. Dengan Kedamaian Hati, hidup ini menjadi tenang, aman dan terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh hiruk-pikuknya Materi itu. Biarkanlah setiap kejadian seperti apa adanya, jangan dievaluasi, diangan-angankan, dimasukan kedalam ‘ Pikiran Sadar ‘ kita, hanya sebagai penyaksi saja.
Cara masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai pancasila.
Salah satu usaha untuk mencegah terkikisnya nilai-nilai luhur pancasila adalah dengan memupuk kembali nilai-nilai luhur tersebut dalam diri masyarakat Indonesia, hal ini dapat dilakukan melalui penyuluhan nilai-nilai pancasila bagi masyarakat yang tidak sedang berada dalam dunia pendidikan. Untuk masyarakat yang sedang berada dalam dunia pendidikan seperti pelajar dan mahasiswa, pengetahuan tentang pancasila bisa dimasukkan dalam kurikilum pembelajaran. Kendala terbesar adalah untuk penyuluhan kepada masyarakat umum yang sedang tidak berada dalam dunia pendidikan, maka hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus mengenai metode penyuluhannya.
Menanamkan mental agama yang lebih untuk anak-anak, agar tidak terjebak dalam hal-hal yang negative terkait dunia Ilmu Teknologi. Bekal agama pun tak kalah penting agar para siswa dapat mengetahui batasan batasan dan norma norma dalam mengambil informasi dari kemajuan Ilmu Teknologi
Memberikan pengarahan tentang pemanfaatan dan pengoptimalan ilmu teknologi sebagai media untuk membantu guru maupun siswa dalam proses belajar dan mengajar di sekolah
CARA MENGEMBANGKAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA LINGKUNGAN KELUARGA.
Nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan suatu cerminan dari kehidupan masyarakat Indonesia (nenek moyang kita) dan secara tetap telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu kita sebagai generasi penerus bangsa harus mampu menjaga nilai – nilai tersebut. Untuk dapat hal tersebut maka perlu adanya berbagai upaya yang didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Upayanya antara lain :
1. Melalui dunia pendidikan, dengan menambahkan mata pelajaran khusus pancasila pada setiap satuan pendidikan bahkan sampai ke perguruan tinggi.
2. Lebih memasyarakatkan pancasila.
3. Menerapkan nilai – nilai tersebut dalam kehidupan sehari – hari.
Kesimpulan.
Teknologi Informasi merupakan sebuah cara untuk mengolah data (memproses , mendapatkan, menyusun, memanipulasi, mempublikasikan data) untuk menghasilkan informasi-informasi yang berkualitas. Dengan teknologi informasi kita dapat memperoleh dan mengetahui tentang informasi-informasi dari berbagai belahan dunia tanpa harus mengunjunginya serta kita dapat mengetahui informasi lebih cepat dan lebih luas jangkauannya.
Perkembangan teknologi informasi sudah mewabah di berbagai kalangan masyarakat dan berbagai aspek kehidupan.  Perkembangan teknologi informasi yang sudah menjadi tren memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya bangsa.  Dampak tersebut dapat berupa dampak positif dan negative sehingga harus pandai-pandai dalam memanfaatkannya. Salah satu sebagai contohnya yaitu dengan perkembangan teknologi informasi, sekarang muncul yang namanya internet, dengan internet kita dapat mengakses informasi-informasi yang kita inginkan.
Saran.
Setiap manusia harus dapat menjaga dan merawat memberdayakan sarana teknologi informasi, serta dapat memanfaatkannya dengan sebaik baiknya agar bermanfaat untuk setiap orang. Tidak untuk perbuatan yang menyimpang dan  menjadikan perkembangan teknologi informasi sebagai titik balik untuk memajukan pendidikan bangsa yang sudah tertinggal jauh dari negara-negara maju. Karena sesuatu apapun yang kita lakukan sekarang pasti akan berdampak pada masa yang akan datang, begitu juga sarana teknologi informasi dan globalisasi ini. Remaja bentengilah diri anda dengan sekuat mungkin karena kedepan andalah para pemuda bangsa ini
Daftar Pustaka
Buku
Priyo, bambang sukanto.2008.Panduan Belajar. Yogyakarta: Primagama
Rucaro,Rahmat dan arifsusanto.2005. kewarganegaraan untuk SMP. Jakarta: Erlangga
Sundawa, Dadang.2008.Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VIII. Pusat Perbukuan Departemen PendidikanNasional
Winardo. 2007. Pendidikan Kewarganegaraan Panduan Kuliah di Perguruan Tinggi.Surakarta: Bumi Aksara
Rahman, Bustami & Hary Yuswadi.2005. Sistem Sosial Budaya Indonesia. Jember: Kopyawisda Jatim
Internet
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/ideologi
informasi.html
liberalisme-melalui-internet/
perkembangan-teknologi-informasi-sebagai-umpan-balik-dalam
penyuluhan-pancasila/


dikerjakan oleh:
- dwi listya putri
- kholidatus sofia
- m. zakaria anshori
- septya mahayu vitranda
- reza marinda wulandari

BIODATA KELOMPOK KAMI

SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI(kelompok 3 xii mia 4 sman 1 pacet) Berikut ini Adalah biodata kelompok kami: Nama: Septya Maha...